Header Ads

Header ADS

Materi Pembelajaran Tentang Fungi Kelas X



Kegiatan pembelajaran ini akan dilaksanakan pada tanggal 5 dan 13 Agustus 2019
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas / Semester : X SMA/MA (Ganjil/1)
Materi Pokok : Jamur
Sub Materi : Ciri-ciri jamur, Pengelompokan jamur, peranan jamur
Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit (2 x Pertemuan)

A. Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa keingintahuannya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar

1.1 Peka dan peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup, menjaga dan menyayangi lingkungan sebagai manisfestasi pengamalan ajaran agama yang dianutnya. 
1.2 Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur sesuai data dan fakta, disiplin, tanggung jawab,dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan dan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong, bekerjasama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsif dan proaktif dalam dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam kelas/laboratorium maupun di luar kelas/laboratorium.
3.7 Mengelompokkan jamur berdasarkan ciri-ciri, cara reproduksi, dan mengaitkan   peranannya dalam kehidupan.
4.7 Menyajikan laporan hasil investigasi tentang keanekaragaman jamur dan peranannya dalam kehidupan.

C. Indikator

3.7.1. Mengidentifikasi ciri-ciri jamur secara umum.
3.7.2. Mengkatagorikan jamur berdasarkan persamaan ciri-ciri spora dan tubuh buah
3.7.3.Membedakan peranan jamur yang menguntungkan dan merugikan dalam kehidupan sehari-hari.
4.7.1. Menyajikan hasil investigasi keanekaragaman jamur dalam dan perananya dengan bentuk tertulis.

D. Tujuan

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri jamur secara umum melalui pengamatan jamur dengan benar.
2. Peserta didik mampu mengkatagorikan jamur berdasarkan persamaan ciri-ciri spora dan tubuh buah melalui diskusi dengan baik.
3. Peserta didik mampu membedakan peranan jamur yang menguntungkan dan merugikan dalam kehidupan sehari-hari melalui penyampaian materi dari guru dengan baik dan benar.
4. Peserta didik mampu menyajikan hasil pengamatan jamur dalam bentuk tertulis melalui diskusi kelompok dengan baik.

E. Materi Pembelajaran
1. Materi Fakta
Jamur merupakan organisme yang hidup ditempat lembab,tidak mempunyai klorofil dan tidak mampu melakukan fotosintesis.

2. Materi Konsep
1. Penjelaskan morfologi dan pengertian jamur
2. Penggolongan jamur ke dalam divisi berdasarkan spora yang dihasilkan
3. Peranan jamur dalam kehidupan sehari-hari

3. Materi Prinsip
Hubungan antara jamur dengan peranan yang menguntungkan dan merugikan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Materi Prosedur
Membaca materi jamur dibuku panduan dan modul secara urut.

F. Pendekatan, Metode, Model Pembelajaran
1. Pendekatan pembelajaran : Pendekatan saintifik
2. Metode pembelajaran : Tanya Jawab, Diskusi, Eksperimen/Praktikum, Problem Basic Learning
3. Model Pembelajaran : STAD (Student Teams Achievement Division)

G. Media Pembelajaran dan Bahan Ajar
1. Media Pembelajaran : Power point 
2. Bahan Ajar : Buku Panduan dan modul  materi Jamur
3. Alat Pembelajaran: LCD

H. Sumber Belajar
BUKU
Pramono,S,Subardi,Nurmani.2009.Biologi Untuk Kelas X SMA dan MA. Jakarta : Pusat      Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
VIDEO
https://www.youtube.com/watch?v=AfgTD0LktGY
https://www.youtube.com/watch?v=Z7wLCy-oONg

I. Langkah-Langkah Kegiatan
Pertemuan Minggu ke-1
Kegiatan pembelajaran minggu ke-1 dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2019 dan berlangsung selama 2x45 menit untuk setiap pertemuan.

a. Pendahuluan (10 Menit)
lSalam, do’a, sebagai implementasi nilai religius
lPengkondisian kelas, sebagai implementasi nilai disiplin
lApersepsi, Motivasi, dan penyajian prasyarat
lPenyampaian tujuan pembelajaran

b. Kegiatan Inti (70 Menit)

Mengamati
lMengamati berbagai jenis jamur, produk makanan, dan obat-obatan yang berhubungan dengan jamur
lMembaca buku panduan dan modul tentang jamur serta mengidentifikasi berdasarkan cara hidupnya
lMengelompokkan jenis-jenis jamur dari berbagai produk yang telah disediakan
Menanya
lPeserta didik diberikan motivasi untuk memberikan pertanyaan terkait berbagai jenis jamur dan bagaimana cara mengelompokkannya
lApakah yang menjadi ciri-ciri dan karakteristik jamur yang membedakan dengan organisme lain
lApa saja yang menjadi syarat hidup jamur

Mengumpulkan Data(Eksperimen/Eksplorasi)
lMengamati berbagai jenis jamur mikroskopis dari berbagai bahan(roti, kacang, nata de coco, kecap, oncom dan tempe)
lMengamati morfologi mikroskopis dan makroskopis (khamir dan kapang) serta alat reproduksinya

Mengasosiasikan
lMenyimpulkan hasil pengamatan tentang perbedaan jamur dengan organisme lain
lMenyimpulkan tentang ciri morfologi berbagai jenis jamur
lMengaitkan cara hidup jamur dengan peranannya dalam kelangsungan hidup di bumi sebagai pengurai

Mengkomunikasikan
lMembuat rangkuman hasil pengamatan mikroskopis dan makroskopis jamur secara tertulis
lMelakukan presentasi didepan kelas terkait dari hasil pengamatan tentang jamur

c. Penutup(10 Menit)
Dalam akhir kegiatan pembelajaran guru memberikan arahan kepada siswa untuk mempelajari materi peranan jamur dalam kehidupan. Dalam kegiatan minggu ke-2 nanti guru akan memberikan study kasus kepada peserta didik kemudian peserta didik diarahkan untuk melakukan eksperimen dalam memfermentasi jamur.

Sumber Belajar
BUKU
Pramono,S,Subardi,Nurmani.2009.Biologi Untuk Kelas X SMA dan MA. Jakarta : Pusat      Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
VIDEO
https://www.youtube.com/watch?v=AfgTD0LktGY
https://www.youtube.com/watch?v=Z7wLCy-oONg
contoh video:



Pertemuan Minggu ke-2
Kegiatan pembelajaran minggu ke-2 dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2019 dan berlangsung selama 2x45 menit untuk setiap pertemuan.


a. Pendahuluan (10 Menit)
lSalam, do’a, sebagai implementasi nilai religius
lPengkondisian kelas, sebagai implementasi nilai disiplin
lApersepsi, Motivasi, dan penyajian prasyarat
lPenyampaian tujuan pembelajaran

b. Kegiatan Inti (70 Menit)

Mengamati
lMengamati berbagai kasus, kondisi, dan produk yang berhubungan dengan jamur

Menanya
lPeserta didik dimotivasi untuk membuat pertanyaan tentang peran jamur dalam kehidupan sehari-hari

Mengumpulkan Data
lMencari berbagai jenis jamur yang edibel atau  yang bisa dimakan dan jamur yang bersifat toksi, serta manfaat jamur pada pembuatan antibiotik
lMengumpulkan kasus-kasus penyakit dan keracunan pada jamur

Mengasosiasikan
lMenganalisis hubungan kasus keracunan dan penyakit pada aktivitas jamur
lMenyimpulkan berbagai peran jamur dalam kehidupan berdasarkan analisis yang sudah dilakukan

Mengkomunikasikan
lMempresentasikan peran jamur dalam kehidupan

c. Penutup (10 Menit)
Dalam kegiatan ini guru memberikan arahan untuk mempelajari semua materi jamur karena minggu selanjutnya akan diadakan evaluasi

I. Penilaian
A. Jenis Penilaian : Ulangan Harian
B. Bentuk Penilaian: Uraian
C. Tindak Lanjut: Bagi siswa yang belum mencapai KKM akan dilakukan remedial

Hasil Penilaian diskusi

Topik:…………….

Tanggal:…………..

Jumlah Siswa:…………..orang

Nama Siswa:…………..

No.
Aspek Yang dinilai
Skor
Skor yang diperoleh
Siswa
1.
Menyampaikan Pendapat


2.
Menangggapi


3.
Mempertahankan Argumentasi



Rubrik:

Menyampaikan Pendapat
1. Tidak sesuai masalah
2. Sesuai dengan masalah, tetapi belum benar
3. Sesuai dengan masalah dan benar

Menanggapi pendapat
1. Langsung setuju atau menyanggah tanpa alasan
2. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang tidak benar tidak sempurna
3. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar
4. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar dengan didukung oleh referensi

Mempertahankan pendapat
1. Tidak dapat mempertahankan pendapat
2. mampu mempertahankan pendapat, alasan kurang benar
3. Mampu mempertahankan pendapat, alasan benar tidak didukung referensi
4. Mampu mempertahankan pendapat, alasan benar didukung referensi

Lampiran 4:
No.
Nama siswa
kriteria atau produk
Skor
Nilai
1
2
3
4
5
6
7


1.




2.




3.




dst





Kriteria:

1. Tahap perencanaan bahan (1)
2. Tahap proses pembuatan
Persiapan alat dan bahan
Teknik pengolahan
K3(keselamatan, keamanan,dan kebersihan) (4)
3. Tahap Akhir (bentuk produk)
Bentuk fisik (5)
Inovasi (6)

Penskoran: tiap indikator rentang 1-5, dengan ketentuan semakin lengkap jawaban dan ketepatan dalam proses pembuatan maka semakin tinggi nilainya

J. Materi Ajar
Fakta:
Konsep:
JAMUR
Jamur dapat tumbuh subur pada lingkungan yang sudah tersedia makanan (zat organik), suhu, kelembaban yang sesuai, pH kurang dari 7, dan lingkungan yang beroksigen walaupun kebutuhan oksigennya rendah. Sebagaimana dijumpai pada alga, reproduksi jamur dilakukan dengan pembentukan spora secara seksual dan aseksual. 
Terdapat ciri-ciri jamur ialah sebagai berikut :
1. Tidak memiliki klorofil.
2. Tubuhnya terdiri dari filamen atau benang bercabang-cabang yang disebut hifa.
3. Benang hifa berkumpul membentuk suatu anyaman masa atau gumpalan yang disebut miselium.
4. Cara hidupnya bersifat heterotrof, baik parasit ataupun saprofit.
Berdasarkan jenis sporanya jamur dibedakan menjadi beberapa kelompok, yaitu: Zigomycotina, Ascomycotina, Basidiomycotina, dan Deuteromycotina. Adapun penjelasan dari empat jenis jamur ini yaitu :
1. Zigomycotina







Gambar 1. Rhizopus sp. Pada roti
Reproduksi seksual pada zigomicotina dengan cara konjugasi yang menghasilkan zigospora. Hifa dari jamur ini tidak bersepta (non-septa). Hifa relatif besar dan berkembang baik dengan miselium yang bercabang-cabang yang pada umumnya hidup terestrial Contoh: Rhizopus dan Mucor. Keduanya mempunyai struktur dan penampilan yang hampir sama, hanya pada Rhyzopus dapat ditemukan adanya percabangan hifa khusus yang menembus substrat yang menyerupai akar disebut rhizoid.
2. Ascomycotina










Gambar 2. Saccharomyces cerevicea
Jamur Ascomycotina mempunyai reproduksi seksualnya dengan membentuk askospora di dalam askus. aseksualnya dengan membentuk konidium tunggal atau berantai pada ujung hifa khusus yang disebut konidiofor. hidup sebagai sporofit yang menghancurkan sisa-sisa organik, ada pula yang parasit sehingga dapat menimbulkan penyakit. 
Contoh dari jamur ascomycotina yaitu Saccharomyces, Saccharomyces dapat melakukan fermentasi berbagai bahan organik, salah satu fermentasi yang paling umum ialah fermentasi dalam pembentukan alkohol. 

3. Basidiomycotina
 
Gambar 3. Jamur tiram (Pleurotes)

Jamur Basidiomycora melakukan pembentukan spora seksual disebut basidiospora dan terbentuk pada struktur khusus yang disebut basidium. Pembiakan aseksual biasanya terjadi dengan pembentukan konidium. Hifa kelompok Basidiomycotina mempunyai septa. Tubuh buah yang sering dihasilkan kelompok ini, menyebabkan penampilan mereka sangat menyolok dan secara umum sering disebut cendawan atau jamur. Kebanyakan hidup sebagai saprofit tetapi ada juga yang hidup sebagai parasit terutama pada tumbuh-tumbuhan. Contoh: jamur merang (Volvariella volvaceae ), jamur tiram (Pleurotes).

4. Deutromycotyna
 
Gambar 4. Microsporum sp.
Perkembangbiakan seksual belum diketahui sehingga dikenal sebagai cendawan tidak sempurna. Perkembangbiakan aseksual dari kelompok ini adalah dengan konidium. Anggotanya adalah beberapa fungi yang hidup parasit pada manusia dan hewan dan Hifa bersekat. Contoh: microsporum dan trigophyton merupakan fungi penyebab penyakit kurap. 

Terdapat peranan yang menguntungkan dan merugikan dari jamur diantaranya :
1. Peran Menguntungkan
a. Berperan sangat penting dalam siklus materi terutama siklus karbon.
b. Sebagai decomposer, dapat menguraikan sisa-sisa tumbuhan, bangkai hewan dan hasil penguraianya dikembalikan ke tanah sehingga dapat menyuburkan tanah.
c. Berperan dalam industri fermentasi tersebut adalah fungi, terutama dari kelompok ragi. Contoh hasil fermentasi adalah: bir,roti.
d. Sumber makanan bagi manusia, contoh: Agaricus campestris, Volvariella volvaceae.

2. Peran Merugikan
a. Menurunkan kualitas maupun kuantitas makanan maupun bahan-bahan lain yang penting bagi manusia.
b. Fungi dapat juga menyerang bahan-bahan lain yang bernilai ekonomi seperti kulit, kayu, tekstil dan bahan-bahan baku pabrik lainnya.
c. Fungi juga dapat berperan sebagai agen penyebab penyakit. Fungi pada umumnya lebih sering menyebabkan penyakit pada tumbuhan dibanding pada hewan atau manusia
d. Fungi dapat menghasilkan racun, racun yang dihasilkan dapat sangat berbahaya bagi manusia karena dapat menyebabkan penyakit kronis seperti kanker dan bahkan kematian. 










Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.